Selera Tempo Dulu, Gudeg Bonggol Pisang Memang Maknyus

Operator Desa 18 Januari 2025 00:30:16 WIB

Karangrejek (SID)—Gudeg bonggol pisang kini semakin jarang ditemukan. Hal ini karena sekarang bonggol pisang, kuliner ndeso khas Gunungkidul ini memang jarang ada yang memasaknya.

Gudeg bonggol pisang sendiri pada zaman dulu telah menjadi salah satu kuliner yang wajib ada dalam setiap acara hajatan. Lantaran murah meriah, gudeg bonggol pisang ini diminati oleh banyak orang.

Menyikapi fenomena makin jarangnya kuliner ini di meja makan, Mei Widiastuti, warga Karanggumuk 2, Kalurahan Karangrejek, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, mulai melirik makanan ini untuk dibuat bisnis kecil-kecilan. 

“Memang sudah jarang yang masak gudeg bonggol pisang. Padahal rasanya enak, maknyus. Kalau zaman dulu masih sering pada bikin,” kata Mbak Mei, Sabtu (18/01/2025).

Mbak Mei kerap memasak gudeg bonggol pisang ini dan menjualnya di warung Desa Prima Karangrejek, tepatnya di komplek kios Padukuhan Karangduwet 1.

“Rasanya ada gurihnya, ada juga manisnya. Gudeg ini cocoknya disandingkan dengan sayur lombok,” ucapnya.

Mbak Mei sendiri juga sering melayani pesanan makanan tradisional seperti Nogosari dan jenang mote.

“Saya setiap hari masak melayani pembeli. Kalau ada yang mau pesan juga bisa lewat WhatsApp 081915526916,” tandasnya.

 

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar